JASA AUDIT LAPORAN KEUANGAN HISTORIS | JASA AUDIT REVIU | JASA ASSURANCE LAINNYA | KONTAK BISNIS : 0856 5416 9903 / 0811 575 787

SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER MATA KULIAH AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK






SOAL UJIAN TENGAH SEMESTER
MATA KULIAH AKUNTANSI SEKTOR PUBLIK
KELAS SORE
DOSEN : SABIRIN, M.Ak.,ACPA., CPA

  1. Jelaskan perbedaan entitas sector public dan private?
  2. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi karakteristik akuntansi sektor publik
  3. Sebutkan serta jelaskan aktivitas pengendalian manajemen?
  4.  Apa yang dimaksud dengan privatisasi, jelaskan sertakan berikan contoh terbaru.
  5. Jelaskan tiga tipe pengendalian manajemen, sertakan contohnya?
  6. Jelaskan fungsi dari penganggaran, sertakan contohnya.


Comments

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Aristiadi 18.0710
    1. Organisasi sektor publik adalah organisasi yang berorientasi pada kepentingan publik sedangkan private berorientasi untuk keuntungan pribadi.

    2. Faktor-faktor yang mempengaruhi sektor publik
    - Pertumbuhan ekonomi
    - Tingkat inflasi
    - Pertumbuhan pendapatan per kapita (GNP/GDP)
    - Struktur produksi
    - tenaga kerja
    - Arus modal dalam negeri

    3. Pengendalian manajemen meliputi perencanaan, koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi, komunikasi informasi, pengambilan keputusan. Sistem pengendalian manajemen sektor publik berfokus bagaimana melaksanakan strategi organisasi secara efektif dan efesien, sehingga tujuan organisasi dapat dicapai.

    4. Privatisasi adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Privatisasi sering diasosiasikan dengan perusahaan berorientasi jasa atau industri.

    5. a. Pengendalian preventif, merupakan pengendalian terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan. Contohnya : (Didalam organisasi) membuat program kerja.
    b. Pengendalian operasional : pengendalian manajemen terkait dengan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat bantu anggaran.
    c. Pengendalian kinerja : Berupa evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. Penciptaan suatu perencanaan kegiatan yang dinyatakan dalam bentuk keuangan. Contohnya : APBD, APBN.

    ReplyDelete
  3. Nama: Wariansyah
    NIM : 18.0685
    Kelas: semester IV B Sore

    1.- Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.

    2. Faktor pertama yang mempengaruhi adalah sistem pemerintahan. Di Indonesia sendiri sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem demokrasi parlementer. Sistem akuntasi sektor publik diterapkan dengan pengaruh dari lembaga-lembaga eksekutif dan legislatif yang berada dalam kondisi check and balances. Faktor kedua yang ikut serta mempengaruhi adalah sifat sumber daya yang tidak berkaitan langsung dengan hasil. Kemudian faktor terakhir yang ikut mempengaruhi adalah kondisi politik negara yang dapat menimbulkan negoisasi antara lembaga pemerintah dan legislatif.

    3. -Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    - Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    - Mengkomunikasikan informasi
    - Mengevaluasi informasi
    - Memutuskan tindakan yang seharusnya dilakukan untuk menanggapi informasi
    - Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka.

    4. Privatisasi itu proses pengalihan kepemilikan dari umum jadi milik pribadi. Privatisasi lawan katanya adalah go public (perusahaan publik). Contohnya AQUA. Dulu aqua go public, mereka jual saham ke masyarakat agar dapat tambahan modal. Setelah modalnya cukup dan menghasilkan banyak keuntungan, AQUA beli lagi saham yang di masyarakat (privatisasi).

    5. -Pengendalian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    - Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    - Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. - Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan.
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja.
    Contoh :
    Pengadaan Proposal : Rp 100.000,-
    1 rim HVS dan Amplop : Rp 50.000,-
    Surat menyurat : Rp 50.000,-
    Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan : Rp 100.000,-
    Transportasi dan Komunikasi : Rp 200.000,-
    Plakat dan Kenang – kenangan : Rp 300.000,-

    ReplyDelete
  4. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Nama: lara juwanti
      NIM : 18.0701


      1).- Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
      - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
      - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.

      2). Faktor pertama yang mempengaruhi adalah sistem pemerintahan. Di Indonesia sendiri sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem demokrasi parlementer. Sistem akuntasi sektor publik diterapkan dengan pengaruh dari lembaga-lembaga eksekutif dan legislatif yang berada dalam kondisi check and balances. Faktor kedua yang ikut serta mempengaruhi adalah sifat sumber daya yang tidak berkaitan langsung dengan hasil. Kemudian faktor terakhir yang ikut mempengaruhi adalah kondisi politik negara yang dapat menimbulkan negoisasi antara lembaga pemerintah dan legislatif.

      3). -Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
      - Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
      - Mengkomunikasikan informasi
      - Mengevaluasi informasi


      4). Privatisasi itu proses pengalihan kepemilikan dari umum jadi milik pribadi. Privatisasi lawan katanya adalah go public (perusahaan publik). Contohnya AQUA. Dulu aqua go public, mereka jual saham ke masyarakat agar dapat tambahan modal. Setelah modalnya cukup dan menghasilkan banyak keuntungan, AQUA beli lagi saham yang di masyarakat (privatisasi).

      5). -Pengendalian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
      - Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
      - Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

      6). - Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.

      Delete
  5. Nama : Erika
    Nim. : 18.0666
    1.Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.

    2). Faktor pertama yang mempengaruhi adalah sistem pemerintahan. Di Indonesia sendiri sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem demokrasi parlementer. Sistem akuntasi sektor publik diterapkan dengan pengaruh dari lembaga-lembaga eksekutif dan legislatif yang berada dalam kondisi check and balances. Faktor kedua yang ikut serta mempengaruhi adalah sifat sumber daya yang tidak berkaitan langsung dengan hasil. Kemudian faktor terakhir yang ikut mempengaruhi adalah kondisi politik negara yang dapat menimbulkan negoisasi antara lembaga pemerintah dan legislatif.

    3). -Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    - Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    - Mengkomunikasikan informasi
    - Mengevaluasi informasi
    - Memutuskan tindakan yang seharusnya dilakukan untuk menanggapi informasi
    - Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka.

    4). Privatisasi itu proses pengalihan kepemilikan dari umum jadi milik pribadi. Privatisasi lawan katanya adalah go public (perusahaan publik). Contohnya AQUA. Dulu aqua go public, mereka jual saham ke masyarakat agar dapat tambahan modal. Setelah modalnya cukup dan menghasilkan banyak keuntungan, AQUA beli lagi saham yang di masyarakat (privatisasi).

    5). -Pengendalian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    - Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    - Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6). - Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan.
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja.
    Contoh :
    Pengadaan Proposal : Rp 100.000,-
    1 rim HVS dan Amplop : Rp 50.000,-
    Surat menyurat : Rp 50.000,-
    Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan : Rp 100.000,-
    Transportasi dan Komunikasi : Rp 200.000,-
    Plakat dan Kenang – kenangan : Rp 300.000,-

    ReplyDelete
  6. Angga putra dinataApril 2, 2020 at 2:38 AM

    Nama : Angga Putra Dinata
    Nim : 18.0657

    1. Sektor publik : anggaran nya bersifat terbuka untuk publik, sumber dana nya juga dr pajak , laba obligasi, laba BUMN/ BUMD. (PEMERINTAH)

    Sektor privat : anggaran nya bersifat tertutup untuk publik, sumber dana dari modal sendiri, hasil penjualan perusahaan ( PERUSAHAAN SWASTA)

    2. A. Ekonomi , ini berhubungan dengan nilai mata uang salah satunya , karena turun naik nya nilai mata uang sangat berpengaruh dalam peng laporan akutansi publik ,
    B. Politik, ini berhubungan antara hubungan negara dan warga negaranya, karna apabila warga mulai tidak percaya kepada pemerintah maka daya ekonomi negara yg di pegang pemerintah bisa menurun
    C. Kultural, ini juga sangat mempengaruhi mengapa ,karna apa bila moral masyarakat sudah tak terkendali maka bisa jadi dalam dunia ekonomi melemah
    D. Demografis , tingkat pertumbuhan penduduk juga mempengaruhi, hal ini karna jumlah penduduk yang banyak akan mempengaruhi daya ekonomi di sektor publik
    3. Perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengendalian

    4. Privatisasi (istilah lain: denasionalisasi, swastanisasi, atau penswastaan) adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Contoh pt indofarma

    5. Pengendalian preventif (preventif control)
    Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    Pengendalian operasional (operational control)
    Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran. Anggaran digunakan untuk menghubungkan perencanaan dengan pengendalian.
    Pengendalian kinerja
    Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolok ukur kinerja yang telah ditetapkan
    6. Fungsi penganggaran adalah untuk sebagai modal pemerintah dalam menjalankan Tugasn nya, karana pemerintah perlu biaya dalam menjalankan tugasnya

    Penganggaran dana beasiswa bidikmisi, yang terbaru katanya penganggaran kartu pra kerja

    ReplyDelete
  7. Nama: Rizal susanto
    NIM : 18.0687
    Kelas: semester IV B Sore

    1.- Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.

    2. Faktor pertama yang mempengaruhi adalah sistem pemerintahan. Di Indonesia sendiri sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem demokrasi parlementer. Sistem akuntasi sektor publik diterapkan dengan pengaruh dari lembaga-lembaga eksekutif dan legislatif yang berada dalam kondisi check and balances. Faktor kedua yang ikut serta mempengaruhi adalah sifat sumber daya yang tidak berkaitan langsung dengan hasil. Kemudian faktor terakhir yang ikut mempengaruhi adalah kondisi politik negara yang dapat menimbulkan negoisasi antara lembaga pemerintah dan legislatif.

    3. -Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    - Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    - Mengkomunikasikan informasi
    - Mengevaluasi informasi
    - Memutuskan tindakan yang seharusnya dilakukan untuk menanggapi informasi
    - Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka.

    4. Privatisasi itu proses pengalihan kepemilikan dari umum jadi milik pribadi. Privatisasi lawan katanya adalah go public (perusahaan publik). Contohnya AQUA. Dulu aqua go public, mereka jual saham ke masyarakat agar dapat tambahan modal. Setelah modalnya cukup dan menghasilkan banyak keuntungan, AQUA beli lagi saham yang di masyarakat (privatisasi).

    5. -Pengendalian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    - Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    - Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. - Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan.
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja.
    Contoh :
    Pengadaan Proposal : Rp 100.000,-
    1 rim HVS dan Amplop : Rp 50.000,-
    Surat menyurat : Rp 50.000,-
    Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan : Rp 100.000,-
    Transportasi dan Komunikasi : Rp 200.000,-
    Plakat dan Kenang – kenangan : Rp 300.000,-

    ReplyDelete
  8. Nama: Wahyu Ramadhansyah
    NIM : 18.0679
    Kelas: semester IV B Sore

    1.- Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.

    2. Faktor pertama yang mempengaruhi adalah sistem pemerintahan. Di Indonesia sendiri sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem demokrasi parlementer. Sistem akuntasi sektor publik diterapkan dengan pengaruh dari lembaga-lembaga eksekutif dan legislatif yang berada dalam kondisi check and balances. Faktor kedua yang ikut serta mempengaruhi adalah sifat sumber daya yang tidak berkaitan langsung dengan hasil. Kemudian faktor terakhir yang ikut mempengaruhi adalah kondisi politik negara yang dapat menimbulkan negoisasi antara lembaga pemerintah dan legislatif.

    3. -Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    - Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    - Mengkomunikasikan informasi

    4. Privatisasi itu proses pengalihan kepemilikan dari umum jadi milik pribadi. Privatisasi lawan katanya adalah go public (perusahaan publik). Contohnya AQUA. Dulu aqua go public, mereka jual saham ke masyarakat agar dapat tambahan modal. Setelah modalnya cukup dan menghasilkan banyak keuntungan, AQUA beli lagi saham yang di masyarakat (privatisasi).

    5. -Pengendalian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    - Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    - Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. - Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan.
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja.
    Contoh :
    Pengadaan Proposal : Rp 100.000,-
    1 rim HVS dan Amplop : Rp 50.000,-
    Surat menyurat : Rp 50.000,-
    Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan : Rp 100.000,-
    Transportasi dan Komunikasi : Rp 200.000,-
    Plakat dan Kenang – kenangan : Rp 300.000,-

    ReplyDelete
  9. Nama : Fellisia Novi Poniati
    Nim : 18.0697
    Kls : 4B Sore

    - Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya
    2. Berikut ini faktor-faktor mempengaruhi karakteristik akuntansi sektor publik:
    1. Ekonomi
    Tingkat inflansi
    Nilai kurs (nilai tukar mata uang)
    Tenaga kerja produktif
    Tingkat pertumbuhan pendapatan perkapita
    Infrastruktur (sarana dan prasarana)
    2. Politik
    Legitimasi hukum pemerintah
    Tipe pemerintah yang berkuasa
    Ideologi dan dasar-dasar yang dianut
    Jaringan internasional
    Hubungan antara negara dengan warga di dalamnya
    Hubungan antar lembaga
    3. Kultural
    Nilai (moral) yang berlaku dalam masyarakat
    Keragaman suku, ras, agama, bahasan dan budaya
    Sejarah
    Tingkat pendidikan
    Sosiologis masyarakat
    Karakteristik masyarakat yang berbeda-beda pada setiap daerah
    4. Demografis
    Tingkat pertumbuhan penduduk
    Migrasi
    Angka harapan hidup masyarakat
    Kesehatan masyarakat
    Penyebaran usia penduduk
    3. Pengendalian manajemen meliputi beberapa aktivitas, yaitu:
    1. Perencanaan
    2. Koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi
    3. Komunikasi informasi
    4. Pengambilan keputusan
    5. Memotivasi orang-orang dalam organisasi agar berperilaku sesuai dengan tujuan organisasi
    6. Pengendalian, dan
    7. Penilaian kinerja.
    Sistem pengendalian manajemen sektor publik berfokus bagaimana melaksanakan strategi organisasi secara efektif dan efisien sehingga tujuan organisasi dapat dicapai. Sistem pengendalian manajemen tersebut harus didukung dengan perangkat yang lain berupa struktur organisasi yang sesuai dengan tipe pengendalian manajemen yang digunakan, manajemen sumber daya manusia, dan lingkungan yang mendukung.
    Struktur organisasiharus sesuai dengan desain sistem pengendalian manajemen, karena sistem pengendalian manajemen berfokus pada unit-unit organisasi sebagai pusat pertanggungjawaban. Pusat-pusat pertanggungjawaban tersebut merupakan basis perencanaan, pengendalian, dan penilaian kerja.
    4. Bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN), privatisasi merupakan penjualan saham ke masyarakat dan mengakibatkan berkurangnya persentase kepemilikan Pemerintah Republik Indonesia.
    Privatisasi itu proses pengalihan kepemilikan dari umum jadi milik pribadi. Privatisasi lawan katanya adalah go public (perusahaan publik). Contohnya AQUA. Dulu aqua go public, mereka jual saham ke s agar dapat tambahan modal. Setelah modalnya cukup dan menghasilkan banyak keuntungan, AQUA beli lagi saham yang di masyarakat (privatisasi). Kenapa? Go public itu kan harus bagi-bagi keuntungan ke pemegang saham/pemodal, nah AQUA nggak mau bagi-bagi lagi. Makanya mereka beli lagi saham2 itu.
    5. Pengendalian manajemen dapat dikategorikan dalam 3 kelompok :
    1. Pengendalian preventif (preventive control). Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan stretegik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    2. Pengendalian operasional (operasional control). Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pelaksanaan pengawasan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran. Anggaran ini menghubungkan perencanaan dan pengendalian
    3. Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan
    6. Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan.
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja.
    contoh : APBD dan APBN

    ReplyDelete
  10. Rolliando Joan Pokana (18.0650)

    1. Sector Public :
    - Tujuan Organisasi : Nonprofit motives
    - Sumber Pendanaan : Pajak, retribusi, utang, obligasi pemerintah, laba BUMN/BUMD, penjualan asset negara, dan lain-lain
    - Pertanggungjawaban : Masyarakat (Publik) dan parlemen (DPR/DPRD).
    - Struktur Organisasi : Birokratis, kaku, dan hierarkis
    - Karakteristik Anggaran : Terbuka untuk publik.
    Sector Private :
    - Tujuan Organisasi : Profit motives
    - Sumber Pendanaan : Pembiayaan internal (Modal sendiri, laba ditahan, penjualan aktiva). Pembayaran eksternal (Utang bank, obligasi, penerbitan saham).
    - Pertanggungjawaban : Kepada pemegang saham dan kreditor.
    - Struktur Organisasi : Fleksibel (Datar, Piramid, lintas fungsional)
    - Karakteristik Anggaran : Tertutup untuk publik.
    2. Karakteristik Akuntasi Sektor Public
    a. Ekonomi
    - Tingkat inflansi
    - Nilai kurs
    - Tenaga kerja produktif
    - Tingkat pertumbuhan pendapatan perkapita
    - Infrastruktur
    b. Politik
    - Legitimasi hukum pemerintah
    - Tipe pemerintah yang berkuasa
    - Ideologi dan dasar-dasar yang dianut
    - Jaringan internasional
    - Hubungan antara negara dengan warga di dalamnya
    - Hubungan antar Lembaga
    c. Kulturasi
    - Nilai yang berlaku dalam masyarakat
    - Keragaman suku, ras, agama, Bahasa dan budaya
    - Sejarah
    - Tingkat Pendidikan
    - Sosioligis masyarakat
    - Karakteristik masyarakat yang berbeda-beda pada setiap daerah
    d. Demogragis
    - Tingkat pertumbuhan penduduk
    - Migrasi
    - Angka harapan hidup masyarakat
    - Kesehatan masyarakat
    - Penyebara usia penduduk
    3. Pengendalian manajemen terdiri dari beberapa aktivitas yaitu :
    a. Perencanaa
    b. Koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi
    c. Komunikasi informasi
    d. Pengambilan keputusan
    e. Memotivasi orang-orang dalam organisasi agar berprilaku sesuai dengan tujuan organisasi
    f. Pengendalian, dan
    g. Penilaian kerja
    4. Privatisasi adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi.
    5. Tipe pengendalian manajemen dapat dikategorikan dalam 3 kelompok yaitu :
    a. Pengendalian preventif (Preventive Control) dalam tahap ini pengendalain manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan stretegik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    b. Pengendalian operasional ( Operasional control) dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pelaksanaan pengawasan program yang telah ditetapkan melalui alat berpa anggaran. Anggaran ini menghubungkan perencanaan dan pengendalian
    c. Penegndaliaan kinerja pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berasalkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.
    6. Fungsi anggaran :
    a. Perencanaan : perencanaan merupakan salah satu fungsi manajemen dan fungsi ini merupakan salah satu gungsi manajemen dan fungsi ini merupakan dasar pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen lainnya.
    b. Pengawasan : anggaran merupakan salah satu cara mengadakan pengawasan dalam perusaan. Pengawasan itu merupakan usaha-usaha yang ditempuh agar rencana yang telah disusun dalap berjalan dengan baik.
    c. Koordinasi : koordinasi menuntut adanya keselarasan Tindakan bekerja dari setiap individua tau bagian dalam perusahaan untuk mencapai tujuan.
    d. Anggaran sebagai pedoman kerja : merupakan suatu rencana kerja yang disusun sistematis dan dinyatakan dalam unit moneter.

    ReplyDelete
  11. Nama : Indah Pertama Sari
    NIM : 18.0681

    1. *Sektor Public*: terbuka untuk umum dengan mempertangungjawabkan kepada masyarakat dan parlemen. *Sektor Privat*: tertutup untuk umum atau khusus yang di pertanggungjawabkan kepada pemegang saham atau kreditur.

    2. *Faktor Ekonomi*: pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, tenaga kerja, utang dan modal luar negeri, arus modal, teknologi, kemiskinan dan kesengajaan masyarakat.
    *Faktor Politik*: Hubungan negara dan masyarakat, Ideologi negara, Jaringan internasional, elit politik dan masa.
    *Faktor Kultural*: Keragaman suku, ras, agama, dan budaya, Sistem nilai di masyarakat, Historis, Sosiologi masyarakat, Karakteristik masyarakat, Tingkat pendidikan.
    *Faktor Demokrafi*: Pertumbuhan penduduk, Struktur usia penduduk, Migrasi, Tingkat kesehatan

    3. Pengendalian manajemen meliputi beberapa aktivitas, yaitu: perencanaan, koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi, komunikasi informasi, pengambilan keputusan, memotivasi orang-orang dalam organisasi agar berperilaku sesuai dengan tujuan organisasi, pengendalian, dan penilaian kinerja.

    4. *Privatisasi* adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. *Contoh* Jiwasraya yang sedang mengembalikan dana nasabah serta menyehatkan kondisi keuangan perusahaan asuransi pelat merah dengan opsi holding, tetapi asuransi pelat merah sedang terjerat kasus gagal bayar kailm

    5. *Tipe Pengendalian Manajemen*
    *Pengendalian Preventif*: dengan perumusan strategi dan perencanaan strategi yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    *Pengendalian Operasional*: dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    *Pengendalian Kinerja*: pengendalian berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. a. Fungsi Perencanaan
    Perencanaan merupakan salah satu fungsi manajemen dan fungsi ini merupakan salah satu fungsi manajemen dan fungsi ini merupakan dasar pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen lainnya.
    b. Fungsi Pengawasan
    Anggaran merupakan salah satu cara mengadakan pengawasan dalam perusahaan.
    c.Fungsi Koordinasi menuntut adanya keselarasan tindakan bekerja dari setiap individu atau bagian dalam perusahaan untuk mencapai tujuan.

    ReplyDelete
  12. Wara Karlina 18.0664
    1. a. Tujuan organisasi sektor publik nonprofit motif,sektor private profit motif.
    b. Struktur organisasi sektor publik birokratis,kaku,dan hirarkis. sektor private fleksibel,datar,piramid,lintas fungsional.
    c. Karakteristik anggaran sektor publik terbuka untuk publik,sektor private tertutup untuk publik

    2. Faktor pertama yang mempengaruhi adalah sistem pemerintahan. Di Indonesia sendiri sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem demokrasi parlementer. Sistem akuntasi sektor publik diterapkan dengan pengaruh dari lembaga-lembaga eksekutif dan legislatif yang berada dalam kondisi check and balances. Faktor kedua adalah sifat sumber daya yang tidak berkaitan langsung dengan hasil. Faktor terakhir kondisi politik negara yang dapat menimbulkan negoisasi antara lembaga pemerintah dan legislatif.

    3. a. Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    b. Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    c. Mengkomunikasikan informasi
    d. Mengevaluasi informasi
    e. Memutuskan tindakan yang seharusnya dilakukan untuk menanggapi informasi
    f. Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka

    4. Privatisasi adalah adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Contoh kasus privatisasi di indonesia yang mengakibatkan pemindahan kepemilikan mayoritas saham ke korporat asing adalah PT Semen Indonesia.

    5. a. Pengendalian preventif. Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategic dan perencanaan strategic yang dijabarkan dalam bentuk program-program. Contohnya diPHK karena pelanggarannya tdk dapat ditolelir lagi
    b. Pengendalian operasional. Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa
    anggaran. Anggaran digunakan untuk menghubungkan perencanaan dengan pengendalian. Contohnya Seorang kasir yang menerima dan menyimpan uang tidak boleh mengurus administrasi dalam piutang.
    c. Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolok ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. a. Alat Perencanaan,anggaran sektor publik dibuat untuk merencanakan tindakan apa yang akan dilakukan oleh pemerintah,berupa biaya yang dibutuhkan,dan berapa hasil yang diperoleh dari belanja pemerintah tersebut. Anggaran sebagai alat perencanaan digunakan untuk menentukan tujuan dan sasaran,merencanakan program dan kegiatan,mengalokasikan dana,dan menentukan indikator kinerja.
    b. Alat Pengendalian,anggaran sebagai instrument pengendalian digunakan untuk menghindari adanya overspending, underspending dan misappropriation (salah sasaran) dalam pengalokasian anggaran pada bidang lain yang bukan merupakan prioritas. Anggaran merupakan alat untuk memonitor kondisi keuangan dan pelaksanaan operasional program atau kegiatan pemerintah. Pengendalian dilakukan dengan membandingkan kinerja aktual dengan yang dianggarkan,menghitung selisih anggaran,menentukan penyebab baik selisih anggaran,dan merevisi standar biaya atau target anggaran berikutnya.
    c. Alat Kebijakan Fiskal,digunakan untuk menstabilkan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui anggaran publik tersebut dapat diketahui arah kebijakan fiskal pemerintah,sehingga dapat dilakukan prediksi dan estimasi ekonomi.
    d. Alat Politik,merupakan dokumen politik sebagai bentuk komitmen eksekutif dan kesepakatan legislatif atas penggunaan dana publik untuk kepentingan tertentu. Anggaran bukan sekedar masalah teknis akan tetapi lebih merupakan alat politik,sehingga pembuatan anggaran publik membutuhkan political skill,coalition building,keahlian bernegosiasi,dan pemahaman tentang prinsip manajemen keuangan publik.
    e. Alat Koordinasi dan Komunikasi,anggaran publik yang disusun mampu mendeteksi terjadinya inkosistensi suatu unit kerja dalam pencapaian tujuan organisasi. Disamping itu,anggaran publik juga berfungsi sebagai alat konunikasi antar unit kerja dalam lingkungan eksekutif.

    ReplyDelete
  13. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  14. Nama : Indah Pertama Sari
    NIM : 18.0681

    1. Sektor Public: terbuka untuk umum dengan mempertangungjawabkan kepada masyarakat dan parlemen. Sektor Privat: tertutup untuk umum atau khusus yang di pertanggungjawabkan kepada pemegang saham atau kreditur.

    2. Faktor Ekonomi: pertumbuhan ekonomi, tingkat inflasi, tenaga kerja, utang dan modal luar negeri, arus modal, teknologi, kemiskinan dan kesengajaan masyarakat.
    Faktor Politik: Hubungan negara dan masyarakat, Ideologi negara, Jaringan internasional, elit politik dan masa.
    Faktor Kultural: Keragaman suku, ras, agama, dan budaya, Sistem nilai di masyarakat, Historis, Sosiologi masyarakat, Karakteristik masyarakat, Tingkat pendidikan.
    Faktor Demokrafi: Pertumbuhan penduduk, Struktur usia penduduk, Migrasi, Tingkat kesehatan

    3. Pengendalian manajemen meliputi beberapa aktivitas, yaitu: perencanaan, koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi, komunikasi informasi, pengambilan keputusan, memotivasi orang-orang dalam organisasi agar berperilaku sesuai dengan tujuan organisasi, pengendalian, dan penilaian kinerja.

    4. Privatisasi adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Contoh Jiwasraya yang sedang mengembalikan dana nasabah serta menyehatkan kondisi keuangan perusahaan asuransi pelat merah dengan opsi holding, tetapi asuransi pelat merah sedang terjerat kasus gagal bayar kailm

    5. Tipe Pengendalian Manajemen
    Pengendalian Preventif: dengan perumusan strategi dan perencanaan strategi yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    Pengendalian Operasional: dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    Pengendalian Kinerja: pengendalian berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. a. Fungsi Perencanaan
    Perencanaan merupakan salah satu fungsi manajemen dan fungsi ini merupakan salah satu fungsi manajemen dan fungsi ini merupakan dasar pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen lainnya.
    b. Fungsi Pengawasan
    Anggaran merupakan salah satu cara mengadakan pengawasan dalam perusahaan.
    c.Fungsi Koordinasi menuntut adanya keselarasan tindakan bekerja dari setiap individu atau bagian dalam perusahaan untuk mencapai tujuan.

    ReplyDelete
  15. chris bunnanda
    17.0576

    1. Organisasi sektor publik adalah organisasi yang berorientasi pada kepentingan publik sedangkan private berorientasi untuk keuntungan pribadi.

    2. Faktor-faktor yang mempengaruhi sektor publik
    - Pertumbuhan ekonomi
    - Tingkat inflasi
    - Pertumbuhan pendapatan per kapita (GNP/GDP)
    - Struktur produksi
    - tenaga kerja
    - Arus modal dalam negeri

    3. Pengendalian manajemen meliputi perencanaan, koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi, komunikasi informasi, pengambilan keputusan. Sistem pengendalian manajemen sektor publik berfokus bagaimana melaksanakan strategi organisasi secara efektif dan efesien, sehingga tujuan organisasi dapat dicapai.

    4. Privatisasi adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Privatisasi sering diasosiasikan dengan perusahaan berorientasi jasa atau industri.

    5. a. Pengendalian preventif, merupakan pengendalian terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan. Contohnya : (Didalam organisasi) membuat program kerja.
    b. Pengendalian operasional : pengendalian manajemen terkait dengan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat bantu anggaran.
    c. Pengendalian kinerja : Berupa evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. Penciptaan suatu perencanaan kegiatan yang dinyatakan dalam bentuk keuangan. Contohnya : APBD, APBN.

    ReplyDelete
  16. Nama: Eko Susanto
    NIM : 18.0661
    Kelas: semester IV B Sore

    1.- Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.

    2. Faktor pertama yang mempengaruhi adalah sistem pemerintahan. Di Indonesia sendiri sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem demokrasi parlementer. Sistem akuntasi sektor publik diterapkan dengan pengaruh dari lembaga-lembaga eksekutif dan legislatif yang berada dalam kondisi check and balances. Faktor kedua yang ikut serta mempengaruhi adalah sifat sumber daya yang tidak berkaitan langsung dengan hasil. Kemudian faktor terakhir yang ikut mempengaruhi adalah kondisi politik negara yang dapat menimbulkan negoisasi antara lembaga pemerintah dan legislatif.

    3. -Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    - Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    - Mengkomunikasikan informasi
    - Mengevaluasi informasi
    - Memutuskan tindakan yang seharusnya dilakukan untuk menanggapi informasi
    - Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka.

    4. Privatisasi itu proses pengalihan kepemilikan dari umum jadi milik pribadi. Privatisasi lawan katanya adalah go public (perusahaan publik). Contohnya AQUA. Dulu aqua go public, mereka jual saham ke masyarakat agar dapat tambahan modal. Setelah modalnya cukup dan menghasilkan banyak keuntungan, AQUA beli lagi saham yang di masyarakat (privatisasi).

    5. -Pengendalian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    - Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    - Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. - Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan.
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja.
    Contoh :
    Pengadaan Proposal : Rp 100.000
    1 rim HVS dan Amplop : Rp 50.000
    Surat menyurat : Rp 50.000
    Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan : Rp 100.000
    Transportasi dan Komunikasi : Rp 200.000
    Plakat dan Kenang – kenangan : Rp 300.000

    ReplyDelete
  17. Nama Kasturi Nim 18.0646
    1. 1) Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan
    2) Organisasi sektor memiliki karakteristik yang komples multifungsional, sedangkan sektor private lebih spesifik pembagian fungsinya lebih jelas
    2. 1)Transparancy karakter yang diwujudkan dari adanya kebebasan dalam mendapatkan informasi
    2) Participation, karakter yang mewujudkan dalam berasosiasi, berbicara.
    3. 1) perencanaan
    2) koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi
    3) Komunikasi informasi
    4) Pengambilan keputusan
    5) Memotivasi orang orang dalam organisasi agar berperilaku sesuai dengan tujuan organisasi
    4. Privatisasi adalah proses pengalihan kepemilikan dari umum menjadi milik pribadi. Contohnya AQUA, Dulu Aqua go publik, mereka jual saham ke masyarakat agar dapat tambahan modal
    5. 1) Pengendalian Preferentif, pengendalian ini dilakukan sebelum berjalannya proses manajemen sehingga meminimalisir kesalahan dan merencanakan strategi untuk mencapai tujuan organisasi
    2) Pengendalian Operasional merupakan waktu saat manajemen melakukan pengawasan terkait pelaksanaan atau operasional Organisasi
    3) Pengendalian Kinerja, jika program kerja sudah diselesaikan atau organisasi telah mencapai tahun akhir kerja maka manajemen melakukan tipe ketiga yaitu tipe kinerja
    6. Fungsi penganggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan.

    ReplyDelete
  18. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  19. shelsio winto dimagi
    18.0971

    1. Organisasi sektor publik adalah organisasi yang berorientasi pada kepentingan publik sedangkan private berorientasi untuk keuntungan pribadi.

    2. Faktor-faktor yang mempengaruhi sektor publik
    - Pertumbuhan ekonomi
    - Tingkat inflasi
    - Pertumbuhan pendapatan per kapita (GNP/GDP)
    - Struktur produksi
    - tenaga kerja
    - Arus modal dalam negeri

    3. Pengendalian manajemen meliputi perencanaan, koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi, komunikasi informasi, pengambilan keputusan. Sistem pengendalian manajemen sektor publik berfokus bagaimana melaksanakan strategi organisasi secara efektif dan efesien, sehingga tujuan organisasi dapat dicapai.

    4. Privatisasi adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Privatisasi sering diasosiasikan dengan perusahaan berorientasi jasa atau industri.

    5. a. Pengendalian preventif, merupakan pengendalian terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan. Contohnya : (Didalam organisasi) membuat program kerja.
    b. Pengendalian operasional : pengendalian manajemen terkait dengan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat bantu anggaran.
    c. Pengendalian kinerja : Berupa evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. Penciptaan suatu perencanaan kegiatan yang dinyatakan dalam bentuk keuangan. Contohnya : APBD, APBN.

    ReplyDelete
  20. Nama : Samsul Muarif
    NIM : 18.0665
    Kelas : Semester 4 B Sore
    Dosen : Sabirin.,M.Ak.,CPA
    Mata Kuliah : Akuntansi Pemerintahan I

    Jawaban UTS :
    1. Perbedaan entitas sector public dan private :
    a. Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor privat/komersial bertujuan mendapatkan keuntungan/laba
    b. Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor privat/komersial lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    c. Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Bagi sektor privat/komersial bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.
    d. OSP bersumber dana dari sumbangan publik. Sedangkan sektor privat/komersial berasal dari dana pemilik, kreditur, investor.

    2. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Sektor Publik
    >Faktor Ekonomi :
    1. Pertumbuhan ekonomi
    2. Tingkat inflasi
    3. Kemiskinan dan kesenjangan ekonomi
    4. Struktur produksi
    5. Tenaga kerja
    6. Nilai tukar mata uang
    >Faktor Politik:
    1. Hubungan negara dan masyarakat
    2. Legitimasi pemerintah
    3· Tipe rezim yang berkuasa
    4· Ideologi negara
    5· Jaringan internasional
    6· Kelembagaan
    >Faktor Kultural:
    1. Keragaman suku, ras, agama, dan budaya
    2. Sistem nilai di masyarakat
    3· Historis
    4· Sosiologi masyarakat
    5· Karakteristik masyarakat
    6· Tingkat pendidikan
    >Faktor Demografi:
    1. Pertumbuhan penduduk
    2. Struktur usia penduduk
    3· Migrasi
    4· Tingkat kesehatan

    3. Pengendalian manajemen terdiri dari beberapa kegiatan yang meliputi:
    a. Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    b. Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    c. Mengkomunikasikan informasi
    d. Mengevaluasi informasi
    e. Memutuskan tindakan yang seharusnya dilakukan untuk menanggapi informasi
    f. Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka

    4. Privatisasi adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Lawan dari privatisasi adalah nasionalisasi. Privatisasi sering diasosiasikan dengan perusahaan berorientasi jasa atau industri yang bermanfaat untuk umum.
    Contohnya : BUMN Menjual saham kepada masyarakat untuk memperkuat permodalan BUMN, serta membuat saham BUMN lebih bisa terawasi, karena hal itu menuntut BUMN lebih transparansi dalam Bidang keuangan.

    5. Tiga Tipe pengendalian manajemen:
    a. Pengendalian preventif, Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program. Contoh : Dinas Pariwisata membuat program untuk pariwisata setempat.
    b. Pengendalian operasional (operational control), Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran. Anggaran digunakan untuk menghubungkan perencanaan dengan pengendalian. Contoh : Dinas Pariwisata mempertimbangkan anggaran sepenuhnya diatur dan di awasi untuk berlangsungnya program-program.
    c. Pengendalian kinerja, Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolok ukur kinerja yang telah ditetapkan. Contoh : Dinas Pariwisata mengubah pola dalam menarik minat pengunjung, memaksimalkan atau meminimalisasi hal yang tidak perlu.

    6. Fungsi anggaran merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan
    c. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja
    Contoh :
    Pengadaan Mesin FotoCopy : Rp 80.000.000
    1 Rim HVS : Rp 70.000
    Amplop : Rp 40.000,-
    Map : Rp 100.000,-

    Jika Dalam Pemerintahan : APBD, APBN dan APBDes

    ReplyDelete
  21. Nama : Anggela uteri febriyanti
    Nim : 18.0639
    Kelas : IV sore

    1.- Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.

    2. Faktor-faktor yang mempengaruhi sektor publik
    - Pertumbuhan ekonomi
    - Tingkat inflasi
    - Pertumbuhan pendapatan per kapita (GNP/GDP)
    - Struktur produksi
    - tenaga kerja
    - Arus modal dalam negeri

    3. Pengendalian manajemen meliputi perencanaan, koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi, komunikasi informasi, pengambilan keputusan. Sistem pengendalian manajemen sektor publik berfokus bagaimana melaksanakan strategi organisasi secara efektif dan efesien, sehingga tujuan organisasi dapat dicapai.

    4. Privatisasi adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Privatisasi sering diasosiasikan dengan perusahaan berorientasi jasa atau industri.

    5. a. Pengendalian preventif, merupakan pengendalian terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan. Contohnya : (Didalam organisasi) membuat program kerja.
    b. Pengendalian operasional : pengendalian manajemen terkait dengan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat bantu anggaran.
    c. Pengendalian kinerja : Berupa evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. Penciptaan suatu perencanaan kegiatan yang dinyatakan dalam bentuk keuangan. Contohnya : APBD, APBN.

    ReplyDelete
  22. Nama : Nur sabila
    Nim : 18.0684

    1. Sektor publik : anggaran nya bersifat terbuka untuk publik, sumber dana nya juga dr pajak , laba obligasi, laba BUMN/ BUMD. (PEMERINTAH)

    Sektor privat : anggaran nya bersifat tertutup untuk publik, sumber dana dari modal sendiri, hasil penjualan perusahaan ( PERUSAHAAN SWASTA)

    2. A. Ekonomi , ini berhubungan dengan nilai mata uang salah satunya , karena turun naik nya nilai mata uang sangat berpengaruh dalam peng laporan akutansi publik ,
    B. Politik, ini berhubungan antara hubungan negara dan warga negaranya, karna apabila warga mulai tidak percaya kepada pemerintah maka daya ekonomi negara yg di pegang pemerintah bisa menurun
    C. Kultural, ini juga sangat mempengaruhi mengapa ,karna apa bila moral masyarakat sudah tak terkendali maka bisa jadi dalam dunia ekonomi melemah
    D. Demografis , tingkat pertumbuhan penduduk juga mempengaruhi, hal ini karna jumlah penduduk yang banyak akan mempengaruhi daya ekonomi di sektor publik
    3. Perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengendalian

    4. Privatisasi (istilah lain: denasionalisasi, swastanisasi, atau penswastaan) adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Contoh : kasus privatisasi di Indonesia yg mengakibatkan pemindahan kepemilikan mayoritas saham kekorporat asing adalah PT. Semen Indonesia

    5. •Pengendalian preventif (preventif control)
    Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.contoh : seperti memperkerjakan personal yg berkualitas, memisahkan tugas kariawan, dan mengendalikan akses fisik keaset dan informasi.
    •Pengendalian operasional (operational control)
    Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran. Anggaran digunakan untuk menghubungkan perencanaan dengan pengendalian.Contoh : kepala gudang yg bertanggungjawab di gudang tidak boleh mengurus adminitrasi persediaan.
    •Pengendalian kinerja
    Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolok ukur kinerja yang telah ditetapkan. Contoh : seorang manajer menerima informasi berupa laporan keuangan sebuah perusahaan dari bagian keuangan.
    6. Fungsi penganggaran adalah untuk sebagai modal pemerintah dalam menjalankan Tugasn nya, karana pemerintah perlu biaya dalam menjalankan tugasnya.
    Contoh: Pengadaan Proposal : Rp 100.000,-
    1 rim HVS dan Amplop : Rp 50.000,-
    Surat menyurat : Rp 50.000,-
    Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan : Rp 100.000,-
    Transportasi dan Komunikasi : Rp 200.000,-
    Plakat dan Kenang – kenangan : Rp 300.000,-

    ReplyDelete
  23. RUPINA GUNDI
    18;07001

    1) - Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.

    2. Faktor pertama yang mempengaruhi adalah sistem pemerintahan. Di Indonesia sendiri sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem demokrasi parlementer. Sistem akuntasi sektor publik diterapkan dengan pengaruh dari lembaga-lembaga eksekutif dan legislatif yang berada dalam kondisi check and balances. Faktor kedua yang ikut serta mempengaruhi adalah sifat sumber daya yang tidak berkaitan langsung dengan hasil. Kemudian faktor terakhir yang ikut mempengaruhi adalah kondisi politik negara yang dapat menimbulkan negoisasi antara lembaga pemerintah dan legislatif.

    3. -Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    - Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    - Mengkomunikasikan informasi
    - Mengevaluasi informasi
    - Memutuskan tindakan yang seharusnya dilakukan untuk menanggapi informasi
    - Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka.

    4. Privatisasi itu proses pengalihan kepemilikan dari umum jadi milik pribadi. Privatisasi lawan katanya adalah go public (perusahaan publik). Contohnya AQUA. Dulu aqua go public, mereka jual saham ke masyarakat agar dapat tambahan modal. Setelah modalnya cukup dan menghasilkan banyak keuntungan, AQUA beli lagi saham yang di masyarakat (privatisasi).

    5. -Pengendalian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    - Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    - Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. - Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan.
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja.
    Contoh :
    Pengadaan Proposal : Rp 100.000,-
    1 rim HVS dan Amplop : Rp 50.000,-
    Surat menyurat : Rp 50.000,-
    Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan : Rp 100.000,-
    Transportasi dan Komunikasi : Rp 200.000,-
    Plakat dan Kenang – kenangan : Rp 300.000,-

    ReplyDelete
  24. Nama : Septi oktavianti
    Nim : 18.0698
    Semester IV sore
    ‘’ ujian tengah semester ‘’
    1. #. Pendirian sektor komersial bertujuan untuk menghasilkan laba sebesar-besarnya, dan untuk meningkatkan kesejahteraan pemegang saham. Sedangkan tujuan sektor publik terutama bukan mencari laba, akan tetapi memberikan pelayanan kepada masyarakat (public service) dan mensejahterakan masyarakat. Pelayanan dalam bidang pendidikan, keamanan masyarakat, penegakan hukum, transportasi publik, penyediaan barang kebutuhan masyarakat dan sebagainya.
    #. Sektor publik menguasai dan senantiasa berupaya agar dana publik bisa semakin berpihak kepada masyarakat. Dalam hal ini sektor publik bertanggung jawab kepada publik melalui perwakilan di DPR/DPRD (organisasi pemerintahan), dan langsung kepada masyarakat yang terkait (nonpemerintahan). Sedangkan sektor komersial menguasai dana pemilik, bertanggung jawab kepada para pemilik yaitu pemegang saham, dan kreditor.
    #. Akuntansi Keuangan
    Sesuai dengan peraturan perundangan terbaru (UU RI No.1 tahun 2004) sistem akuntansi sektor publik menggunakan basis kas khusus untuk pembuatan laporan realisasi anggaran. Sedangkan untuk pos-pos neraca (aset, utang dan ekuitas) menggunakan basis akrual, sampai saatnya keseluruhan sistem akuntansi keuangannya menggunakan basis akrual (menurut PP 71/2010).
    2. Faktor-faktor yang mempengaruhi akuntansi sector public :
     Faktor kurtual : keragaman suku , ras , agama bahasa dan budaya. sosiologi masyarakat , karakteristik masyarakat dan tingkat pendidikan .
     Faktor ekonomi : pertumbuhan ekonomi tingkat inflasi , pertumbuhan pendapatan perkapita , struktur produksi , tenaga kerja , arus modal dalam negri, kemiskinan dan kesenjangan ekonomi dan sector informal.
     Faktor demografi : pertumbuhan penduduk , struktur usia penduduk , migrasi dan tingkat kesehatan .
     Faktor politik : hubungan Negara dengan masyarakat legitimsasi pemerintah, jaringan internasional dan kelembagaan .

    3. (1) perencanaan
    (2) koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi
    (3) Komunikasi informasi
    (4) pengambilan keputusan
    (5) motivasi orang-orang dalam organisasi agar berperilaku sesuai dengan tujuan organisasi
    (6) pengendalian dan
    (7) penilaian kinerja

    4. Privatisasi bermakna pemindahan kepemilikan atas suatu hal dari kepemilikan umum menjadi milik pribadi. Istilah privatisasi yang kita kenal biasanya merujuk pada pemindahan kepemilikan perusahaan dari negara ke pihak lain (perorangan atau kelompok).

    5. - Pengendalianian preventif
    Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    Contoh : didalam organisasi membuat program kerja

    -Pengendalian operasional
    Pada tahap ini pengendalian
    manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    Contoh = memperhatikan anggaran untuk berlangsungnya program
    -pengendalian kinerja.
    Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.
    Contoh : mengubah kinerja dengan memaksimalkan hal yang tidak perlu .


    6. Fungsi Anggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan .
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja

    Contoh :
    Uang Masuk:
    Kepala Desa :3.000.000
    Pemuda Desa :1.500.000
    Donatur Warga :1.000.000
    Uang Keluar:
    Sewa Tarup :700.000
    Sewa Perlengkapan Suara :500.000
    Beli Perlengkapan Lomba Voli :500.000
    Perlengkapan Lomba Panjat Pinang: 500.000
    Beli Hadiah Lomba :1.500.000
    Konsumsi :500.000

    ReplyDelete
  25. Nama:Reza Agus Frasatio
    Nim:18.0709

    1. Organisasi sektor publik adalah organisasi yang berorientasi pada kepentingan publik sedangkan private berorientasi untuk keuntungan pribadi.

    2. Faktor-faktor yang mempengaruhi sektor publik
    - Pertumbuhan ekonomi
    - Tingkat inflasi
    - Pertumbuhan pendapatan per kapita (GNP/GDP)
    - Struktur produksi
    - tenaga kerja
    - Arus modal dalam negeri

    3. Pengendalian manajemen meliputi perencanaan, koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi, komunikasi informasi, pengambilan keputusan. Sistem pengendalian manajemen sektor publik berfokus bagaimana melaksanakan strategi organisasi secara efektif dan efesien, sehingga tujuan organisasi dapat dicapai.

    4. Privatisasi adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Privatisasi sering diasosiasikan dengan perusahaan berorientasi jasa atau industri.

    5. a. Pengendalian preventif, merupakan pengendalian terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan. Contohnya : (Didalam organisasi) membuat program kerja.
    b. Pengendalian operasional : pengendalian manajemen terkait dengan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat bantu anggaran.
    c. Pengendalian kinerja : Berupa evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. Penciptaan suatu perencanaan kegiatan yang dinyatakan dalam bentuk keuangan. Contohnya : APBD, APBN.

    ReplyDelete
  26. Nama : stefanus
    Nim: 17.0585


    1.- Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.

    2. Faktor pertama yang mempengaruhi adalah sistem pemerintahan. Di Indonesia sendiri sistem pemerintahan yang diterapkan adalah sistem demokrasi parlementer. Sistem akuntasi sektor publik diterapkan dengan pengaruh dari lembaga-lembaga eksekutif dan legislatif yang berada dalam kondisi check and balances. Faktor kedua yang ikut serta mempengaruhi adalah sifat sumber daya yang tidak berkaitan langsung dengan hasil. Kemudian faktor terakhir yang ikut mempengaruhi adalah kondisi politik negara yang dapat menimbulkan negoisasi antara lembaga pemerintah dan legislatif.

    3. -Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    - Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    - Mengkomunikasikan informasi
    - Mengevaluasi informasi
    - Memutuskan tindakan yang seharusnya dilakukan untuk menanggapi informasi
    - Mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka.

    4. Privatisasi itu proses pengalihan kepemilikan dari umum jadi milik pribadi. Privatisasi lawan katanya adalah go public (perusahaan publik). Contohnya AQUA. Dulu aqua go public, mereka jual saham ke masyarakat agar dapat tambahan modal. Setelah modalnya cukup dan menghasilkan banyak keuntungan, AQUA beli lagi saham yang di masyarakat (privatisasi).

    5. -Pengendalian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    - Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    - Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6. - Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.

    ReplyDelete
  27. 1. Perbedaan yang menonjol terletak pada tujuan untuk memperoleh laba. Pada sektor swasta terdapat semangat untuk memaksimumkan laba, sedangkan pada sektor public tujuan utama organisasi bukan untuki memaksimumkan laba tetapi pemberian pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan masyarakat, keamanan, penegakan hokum transportasi publik, dan penyediaan barang kebutuhan public. Meskipun tujuan utama sektor publik adalah pemberian pelayanan public, tidak berarti organisasi sektor publik sama sekali tidak memiliki tujuan yang bersifat financial. Organisasi sektor publik juga memiliki tujuan financial, akan tetapi hal tersebut berbeda baik secara filosofi. Usaha pemerintah untuk meningkatkan penerimaan Negara, peningkatan laba pada perusahaan-perusahaan milik Negara atau milik daerah, upaya pemerintahan daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerahnya (PAD) adalah contoh adanya tujuan financial pada organisasi sektor publik
    2. Akuntansi sektor publik tentunya snagat berbeda dengan akuntansi sektor swasta. Perbedaan yang paling terlihat adalah pada instansi/lembaga yang menerapkan sistem akuntansi tersebut. Akuntansi sektor publik memang berkaitan dengan instansi/lembaga pemerintahan.
    3. perencanaan , koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi , Komunikasi informasi, pengambilan keputusan , motivasi orang-orang dalam organisasi agar berperilaku sesuai dengan tujuan organisasi , pengendalian dan penilaian kinerja
    4. Privatisasi bermakna pemindahan kepemilikan atas suatu hal dari kepemilikan umum menjadi milik pribadi. Istilah privatisasi yang kita kenal biasanya merujuk pada pemindahan kepemilikan perusahaan dari negara ke pihak lain (perorangan atau kelompok).
    5. Pengendalianian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    -Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    -pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.
    6. Fungsi Anggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan .
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja

    ReplyDelete
  28. Nama : Sri mulyani
    Nim : 18.0705

    uts akutansi pemerintahan
    1). perbedaan akutansi public dan privat
    a. Tujuan organisasi
    Perbedaan yang menonjol terletak pada tujuan untuk memperoleh laba. Pada sektor swasta terdapat semangat untuk memaksimumkan laba, sedangkan pada sektor public tujuan utama organisasi bukan untuki memaksimumkan laba tetapi pemberian pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan masyarakat, keamanan, penegakan hokum transportasi publik, dan penyediaan barang kebutuhan public.

    b.      Sumber-sumber pendanaan
    Pada sektor public sumber pendanaan berasal dari pajak dan restribusi, laba perusahaan milik negara, pinjaman pemerintah berupa utang luar negri dengan obligasi pemerintah, dan lain-lain pendapatan yang sah. Pada sektor privat sumber pembiayaan dipisahkan menjadi sumber pembiayaan internal dan sumber pembiayaan eksternal.

    c.       Pola Pertanggung jawaban
    Manajemen pada sektor privat bertanggung jawab kepada pemilik perusahaan (pemegang saham) dan kreditor atas dana yang diberikan. Pada sektor public manajemen bertanggung jawab kepada masyarakat karena sumber dana yang digunakan dalam rangka pemberian pelayanan public berasal dari masyarakat.

    d.      Struktur Organisasi
    Struktur organisasi pada sektor public bersifat birokratis, kaku, dan hierarkis, sedangkan struktur organisasi pada sektor privat lebih fleksibel.

    e.       Karakteristik Anggaran dan stokeholder
    Jika dilihat dari karateristik anggaran, pada sektor public rencana anggaran dipublikasikan kepada masyarakat secara terbuka untuk dikritisi dan didiskusikan. Anggaran bukan sebagai rahasia  Negara. Sementara itu anggaran pada sektor privat tertutup bagi public karena anggaran merupakan rahasia perusahaan.

    2) . Berikut ini faktor-faktor mempengaruhi karakteristik akuntansi sektor publik:
    1. Ekonomi
    Tingkat inflansi
    Nilai kurs (nilai tukar mata uang)
    Tenaga kerja produktif
    Tingkat pertumbuhan pendapatan perkapita
    Infrastruktur (sarana dan prasarana)
    2. Politik
    Legitimasi hukum pemerintah
    Tipe pemerintah yang berkuasa
    Ideologi dan dasar-dasar yang dianut
    Jaringan internasional
    Hubungan antara negara dengan warga di dalamnya
    Hubungan antar lembaga
    3. Kultural
    Nilai (moral) yang berlaku dalam masyarakat
    Keragaman suku, ras, agama, bahasan dan budaya
    Sejarah
    Tingkat pendidikan
    Sosiologis masyarakat
    Karakteristik masyarakat yang berbeda-beda pada setiap daerah
    4. Demografis
    Tingkat pertumbuhan penduduk
    Migrasi
    Angka harapan hidup masyarakat
    Kesehatan masyarakat
    Penyebaran usia penduduk

    3). Pengendalian manajemen meliputi beberapa aktivitas, yaitu:
    1. Perencanaan
    2. Koordinasi antar berbagai bagian dalam organisasi
    3. Komunikasi informasi
    4. Pengambilan keputusan
    5. Memotivasi orang-orang dalam organisasi agar berperilaku sesuai dengan tujuan organisasi
    6. Pengendalian, dan
    7. Penilaian kinerja.

    ReplyDelete
  29. Nama : Maharani Stefiani Sarlinton
    NIM : 180707
    Kelas : APJ Sore Semester IV

    UJIAN TENGAH SEMESTER AKUNTANSI PEMERINTAHAN

    1. Jelaskan perbedaan entitas sektor public dan private!
    Jawab
    a. Sektor Publik
    - Tidak bertujuan mencari keuntungan (non laba)
    - Memiliki karakteristik yang sangat kompleks
    - Harus sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku
    - Bersumber dana dari sumbangan publik
    b. Sektor Privat
    - Bertujuan mendapatkan keuntungan (laba)
    - Memiliki karakteristik yang lebih spesifik
    - Bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasarkan laba atau ruginya
    - Berasal dari dana pemilik, kreditur, investor

    2. Jelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi karakteristik akuntansi sektor public!
    Jawab
    a. Faktor Ekonomi, meliputi:
    - Tingkat inflasi, pertumbuhan pendapatan per kapita
    - Struktur produksi
    - Tenaga kerja
    - Arus modal dalam negeri
    - Cadangan devisa
    - Nilai tukar uang
    - Utang dan bantuan luar negeri
    - Infrastruktur
    - Teknologi
    - Kemiskinan dan kesenjangan ekonomi
    - Sektor informal
    b. Faktor Politik, meliputi:
    - Hubungan negara dengan masyarakat
    - Legitimasi pemerintah (hubungan antara pemimpin dan masyarakat yang dipimpin lebih ditentukan adalah keputusan masyarakat untuk menerima atau menolak kebijakan yang diambil oleh sang pemimpin)
    - Tipe rezim yang berkuasa
    - Ideologi negara
    - Elit politik dan massa
    - Jaringan internasional
    - Kelembagaan
    c. Faktor Demografi, meliputi:
    - Pertumbuhan penduduk
    - Struktur usia penduduk
    - Migrasi dan tingkat kesehatan
    d. Faktor Kultural, meliputi:
    - Keragaman suku, ras, agama, bahasa dan budaya
    - Sistem nilai di masyarakat
    - Historis
    - Sosiologi masyarakat
    - Karakteristik masyarakat
    - Tingkat pendidikan

    3. Sebutkan serta jelaskan aktivitas pengendalian manajemen!
    Jawab
    a. Perencanaan: merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    b. Koordinasi: mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    c. Komunikasi: mengkomunikasikan informasi
    d. Evaluasi: mengevaluasi informasi
    e. Pengambilan keputusan: memutuskan tindakan yang seharusnya dilakukan untuk menanggapi informasi
    f. Motivasi: mempengaruhi orang-orang untuk mengubah perilaku mereka
    g. Penilaian kerja

    ReplyDelete
  30. Nurkahviana 18.0688 B sore
    Jawab :
    1. a. Tujuan organisasi sektor publik nonprofit motif, sektor private profit motif.
    b. Sumber pendanaan sektor publik dari pajak, retribusi, utang, obligasi pemerintah, laba BUMN/BUMD, penjualan aset negara sedangkan sektor private dari pembiayaan internal yaitu modal sendiri, laba ditahan.

    2. faktor-faktor mempengaruhi karakteristik akuntansi sektor publik:
    1. Ekonomi
    Tingkat inflansi
    Nilai kurs (nilai tukar mata uang)
    Tenaga kerja produktif
    2. Politik
    Legitimasi hukum pemerintah
    Tipe pemerintah yang berkuasa
    Ideologi dan dasar-dasar yang dianut
    3. Kultural
    Nilai (moral) yang berlaku dalam masyarakat
    Keragaman suku, ras, agama, bahasan dan budaya serta sejarah

    3. a. Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    b. Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi.

    4. Privatisasi adalah adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Contoh kasus privatisasi di indonesia yang mengakibatkan pemindahan kepemilikan mayoritas saham ke korporat asing adalah PT Semen Indonesia. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (dahulu PT Semen Gresik (Persero) Tbk) adalah pabrik semen yang terbesar di Indonesia. Pada tanggal 20 Desember 2012, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk resmi berganti nama dari sebelumnya bernama PT Semen Gresik (Persero) Tbk dan saham terbesar dimiliki oleh CEMEX perusahaan semen asal Meksiko karena privatisasi.

    5. a. Pengendalian preventif (prefentive control). Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategic dan perencanaan strategic yang dijabarkan dalam bentuk program-program. Contohnya diPHK karena pelanggarannya tdk dapat ditolelir lagi
    b. Pengendalian operasional (Operational control). Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa
    anggaran. Anggaran digunakan untuk menghubungkan perencanaan dengan pengendalian.

    6.Fungsi Anggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan.
    Contoh :
    Pengadaan Proposal : Rp 100.000,-
    1 rim HVS dan Amplop : Rp 50.000,-
    Surat menyurat : Rp 50.000,-
    Dokumentasi
    Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan : Rp 100.000,-
    Transportasi dan Komunikasi : Rp 200.000,-
    Plakat dan Kenang – kenangan : Rp 300.000,-
    5. Pelaksanaan Program Kerja :
    a. Bidang Pendidikan
    1. Optimasi TPA dan Remaja Masjid : Rp 150.000,-
    2. Partisipasi dalam Kegiatan Kerohanian desa : Rp 100.000,-
    3. Bantuan Pengadaan Iqro’ dan Al Quran
    Iqro’ 10 buah x @ Rp 7.500,- : Rp 75.000,-
    Al Quran 10 buah x @ Rp 35.000,- : Rp 350.000,-
    4. Pembuatan Taman Baca
    Buku : Rp 1.000.000,-
    Rak Buku : Rp 500.000,-
    Buku Administrasi : Rp 100.000,-
    b. Bidang Kesehatan
    1. Posyandu
    Vitamin A 100 buah x @ Rp 2.000,- : Rp 200.000,-
    Susu 100 buah x @ Rp 1.500,- : Rp 150.000,-
    2. Pengenalan Pola Hidup Bersih dan Sehat
    Fee Pembicara : Rp 100.000,-
    Snack dan Minum 50 x @ Rp 7.000,- : Rp 350.000,-
    c. Bidang Peningkatan Produksi
    1. Pembuatan Boneka Horti
    Kain Tipis : Rp 100.000,-
    Benih Rumput : Rp 50.000,-
    Serbuk Gergaji : Rp 50.000,-
    Pupuk : Rp 50.000,-
    Hiasan dan Peralatan : Rp 100.000,-
    2. Pembuatan Nata de Soya
    Limbah Tahu : Rp 50.000,-
    Inokulum : Rp 100.000,-
    Peralatan : Rp 100.000,-
    3. Pembuatan Briket
    Sampah Organik : Rp 50.000,-
    Tepung Tapioka : Rp 50.000,-
    Peralatan : Rp 100.000,-
    d. Bidang Sosial Budaya
    Pelatihan Komputer dan Pembuatan Data Base
    Fotocopy Hand out : Rp 100.000,-
    Fee Pembicara : Rp 100.000,-
    Snack dan Minum 50 x @ Rp 7.000,- : Rp 350.000,-
    e. Bidang Pertanian dan Perikanan
    Penyuluhan Peningkatan Kinerja UKM Petani Lele
    Fee pembicara : Rp 100.000,-
    Snack dan Minum 50 x @ Rp 7.000,- : Rp 350.000,-
    Total Pengeluaran : Rp 5.675.000,
    Pemasukan
    1. Kas KKN Desa Pecangaan Wetan : Rp 1.500.000,-
    2. Donatur : Rp 3.800.000,-
    3. Swadaya Masyarakat : Rp 375.000,-

    Total Pemasukan : Rp 5.675.000

    ReplyDelete

  31. 4. Apa yang dimaksud dengan privatisasi, jelaskan sertakan berikan contoh terbaru!
    Jawab
    • Privatisasi adalah proses, cara, perbuatan menjadi milik perseorangan dari milik negara. Dengan demikian privatisasi dalam sektor publik dapat disimpulkan sebagai tindakan untuk mengurangi peran sektor publik atau meningkatkan peran sektor swasta dalam suatu aktivitas atau dalam suatu kepemilikan aset-aset organisasi. Sehingga konsekuensinya adalah terjadi perubahan peranan pemerintah, dari peran pemilik dan sekaligus pengelola menjadi sekedar pemilik sebagian dan dengan demikian pemerintah dapat memfokuskan diri sebagai regulator.

    • Contoh kasus privatisasi di indonesia yang mengakibatkan pemindahan kepemilikan mayoritas saham ke korporat asing adalah PT Semen Indonesia. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk adalah pabrik semen yang terbesar di Indonesia. Pada tanggal 20 Desember 2012, PT Semen Indonesia resmi berganti nama dari sebelumnya bernama PT Semen Gresik (Persero) Tbk dan saham terbesar dimiliki oleh CEMEX perusahaan semen asal Meksiko karena privatisasi. Privatisasi yang dilakukan pada PT Semen Indonesia adalah dengan cara Penjualan saham berdasarkan ketentuan pasar modal. Penjualan saham berdasarkan ketentuan pasar modal ini dilakukan melalui penawaran umum.

    5. Jelaskan tiga tipe pengendalian manajemen, sertakan contohnya!
    Jawab
    a. Pengendalian preventif (Prefentive control)
    Pengendalian manajemen pada tahap ini terkait dengan perumusan strategic dan perencanaan strategic yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    Contoh: Membuat standar operasional prosedur untuk suatu kegiatan, pemisahan fungsi dan rentang otorisasi dalam suatu entitas.
    b. Pengendalian operasional (Operational control)
    Pengendalian manajemen pada tahap ini terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran. Anggaran digunakan untuk menghubungkan perencanaan dengan pengendalian.
    Contoh: Pengambilan keputusan atas peristiwa yang pasti, mengandung resiko, tidak pasti, timbul karena pertentangan dengan keadaan lain.

    c. Pengendalian kinerja.
    Pengendalian manajemen pada tahap ini berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolok ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    ReplyDelete

  32. 6. Jelaskan fungsi dari penganggaran, sertakan contohnya!
    Jawab
    a. Alat Perencanaan, anggaran sektor publik dibuat untuk merencanakan tindakan apa yang akan dilakukan oleh pemerintah, berupa biaya yang dibutuhkan, dan berapa hasil yang diperoleh dari belanja pemerintah tersebut. Anggaran sebagai alat perencanaan digunakan untuk; menentukan tujuan dan sasaran, merencanakan program dan kegiatan, mengalokasikan dana, dan menentukan indikator kinerja.

    Contoh: Sebelum perusahaan melakukan operasinya, pimpinan dari organisasi tersebut harus lebih dahulu merumuskan kegiatan - kegiatan apa yang akan dilaksanakan di masa datang dan hasil yang akan dicapai dari kegiatan - kegiatan tersebut, serta bagaimana melaksanakannya. Dengan adanya rencana tersebut, maka aktifitas akan dapat terlaksana dengan baik.

    b. Alat Pengendalian, anggaran sebagai instrument pengendalian digunakan untuk menghindari adanya overspending, underspending dan misappropriation (salah sasaran) dalam pengalokasian anggaran pada bidang lain yang bukan merupakan prioritas. Anggaran merupakan alat untuk memonitor kondisi keuangan dan pelaksanaan operasional program atau kegiatan pemerintah. Pengendalian dilakukan dengan; membandingkan kinerja aktual dengan yang dianggarkan, menghitung selisih anggaran, menentukan penyebab baik selisih anggaran, dan merevisi standar biaya atau target anggaran berikutnya.

    Contoh: Mengontrol pendapatan yang diterima dan belanja yang dikeluarkan secara bulanan yang selanjutnya diakumulasikan per tahun, Membandingkan realisasi pendapatan dan belanja dengan anggarannya untuk mengetahui apakah telah terjadi penyimpangan atau tidak yang selanjutnya dicari faktor-faktor penyebab timbulnya perbedaan tersebut kemudian dilakukan tindakan koreksi untuk penyimpangan yang tidak menguntungkan, Membentuk suatu bagian yang bertugas mengawasi seluruh kegiatan yang dilakukan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Tebing Tinggi sebelum menganalisis perbandingan antara realisasi dan anggaran yaitu pada bagian keuangan.

    c. Alat Kebijakan Fiskal, digunakan untuk menstabilkan ekonomi dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Melalui anggaran publik tersebut dapat diketahui arah kebijakan fiskal pemerintah, sehingga dapat dilakukan prediksi dan estimasi ekonomi.

    Contoh: Mewajibkan kepada seluruh anggota untuk memiliki NPWP agar penghasilan yang di dapat mampu membantu penerimaan pajak Negara, melakukan pinjaman Negara misalnya dengan mengeluarkan obligasi pemerintah.

    d. Alat Politik, merupakan dokumen politik sebagai bentuk komitmen eksekutif dan kesepakatan legislatif atas penggunaan dana publik untuk kepentingan tertentu. Anggaran bukan sekedar masalah teknis akan tetapi lebih merupakan alat politik, sehingga pembuatan anggaran publik membutuhkan political skill, coalition building, keahlian bernegosiasi, dan pemahaman tentang prinsip manajemen keuangan publik.

    Contoh: penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada rapat paripurna DPR setiap tahunnya.

    ReplyDelete
  33. e. Alat Koordinasi dan Komunikasi, anggaran publik yang disusun mampu mendeteksi terjadinya inkosistensi suatu unit kerja dalam pencapaian tujuan organisasi. Disamping itu, anggaran publik juga berfungsi sebagai alat konunikasi antar unit kerja dalam lingkungan eksekutif.

    Contoh: Setiap unit kerja pemerintah secara berjenjang terlibat dalam penyusunan anggaran. Oleh karena itu anggaran perlu disusun dengan perencanaan dan koordinasi yang baik dalam suatu sistem terpadu. Hal ini dilakukan agar program dan rencana kerja anggaran dapat dipantau kinerjanya dan terhindar dari duplikasi. Kemudian agar program dan kegiatan yang disusun dalam anggaran dapat dilaksanakan dengan baik maka perlu dikomunikasikan ke seluruh unit dalam suatu organisasi.

    f. Alat Penilaian Kinerja, anggaran merupakan wujud dari budget holder (eksekutif) kepada pemberi wewenang (legislatif). Kinerja eksekutif akan dinilai berdasarkan pencapaian target anggaran dan efisiensi pelaksanaan anggaran.

    Contoh: Pengeluaran dari suatu kegiatan atau hasil dari suatu program dengan kuantitas dan kualitas yang terukur.

    g. Alat Motivasi, digunakan untuk memotivasi manajer dan stafnya agar bekerja secara ekonomis, efektif, dan efisien dalam mencapai target dan tujuan organisasi yang telah ditetapkan. Agar dapat memotivasi pegawai, anggaran hendaknya bersifat challenging but attainable atau demanding but achieveable.

    Contoh: Target anggaran hendaknya jangan terlalu tinggi sehingga tidak dapat dipenuhi namun juga jangan terlalu rendah sehingga terlalu mudah untuk dicapai, dengan target anggaran yang logis akan memotivasi para staf di satuan kerja.

    h. Alat Untuk Menciptakan Ruang Publik, masyarakat, LSM, Perguruan Tinggi, dan berbagai organisasi kemasyarakat harus terlibat dalam proses penganggaran publik. Kelompok masyarakat yang terorganisasi akan mencoba mempengaruhi anggaran pemerintah untuk kepentingan mereka. Sedangkan kelompok masyarakat yang kurang terorganisasi akan mempercayakan aspirasinya melalui proses politik yang ada.

    Contoh: Kelompok masyarakat yang teroganisir akan mencoba mempengaruhi anggaran pemerintah untuk kepentingan mereka. Kelompok lain dari masyarakat yang kurangteroganisisr akan mempercayakan aspirasinya melalui proses politik yang ada.

    ReplyDelete
  34. lanjutan...

    4) . Privatisasi merupakan penjualan saham ke masyarakat dan mengakibatkan berkurangnya persentase kepemilikan Pemerintah Republik Indonesia.
    Contohnya AQUA. Dulu aqua go public, mereka jual saham ke s agar dapat tambahan modal. Setelah modalnya cukup dan menghasilkan banyak keuntungan, AQUA beli lagi saham yang di masyarakat (privatisasi).

    5) Pengendalian manajemen dapat dikategorikan dalam 3 kelompok :
    1. Pengendalian preventif (preventive control). Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan stretegik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    2. Pengendalian operasional (operasional control). Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pelaksanaan pengawasan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran. Anggaran ini menghubungkan perencanaan dan pengendalian
    3. Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.

    6) Fungsi Anggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan .
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja

    Contoh :
    Pengadaan Proposal : Rp 100.000,-
    1 rim HVS dan Amplop : Rp 50.000,-
    Surat menyurat : Rp 50.000,-
    Dokumentasi
    Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan : Rp 100.000,-
    Transportasi dan Komunikasi : Rp 200.000,-
    Plakat dan Kenang – kenangan : Rp 300.000,-
    5. Pelaksanaan Program Kerja :
    a. Bidang Pendidikan
    1. Optimasi TPA dan Remaja Masjid : Rp 150.000,-
    2. Partisipasi dalam Kegiatan Kerohanian desa : Rp 100.000,-
    3. Bantuan Pengadaan Iqro’ dan Al Quran
    Iqro’ 10 buah x @ Rp 7.500,- : Rp 75.000,-
    Al Quran 10 buah x @ Rp 35.000,- : Rp 350.000,-

    4. Pembuatan Taman Baca
    Buku : Rp 1.000.000,-
    Rak Buku : Rp 500.000,-
    Buku Administrasi : Rp 100.000,-
    b. Bidang Kesehatan
    1. Posyandu
    Vitamin A 100 buah x @ Rp 2.000,- : Rp 200.000,-
    Susu 100 buah x @ Rp 1.500,- : Rp 150.000,-
    2. Pengenalan Pola Hidup Bersih dan Sehat
    Fee Pembicara : Rp 100.000,-
     Snack dan Minum 50 x @ Rp 7.000,- : Rp 350.000,-
    c. Bidang Peningkatan Produksi
    1. Pembuatan Boneka Horti
    Kain Tipis : Rp 100.000,-
    Benih Rumput : Rp 50.000,-
    Serbuk Gergaji : Rp 50.000,-
    Pupuk : Rp 50.000,-
    Hiasan dan Peralatan : Rp 100.000,-
    2. Pembuatan Nata de Soya
    Limbah Tahu : Rp 50.000,-
    Inokulum : Rp 100.000,-
    Peralatan : Rp 100.000,-
    3. Pembuatan Briket
    Sampah Organik : Rp 50.000,-
    Tepung Tapioka : Rp 50.000,-
    Peralatan : Rp 100.000,-
    d. Bidang Sosial Budaya
    Pelatihan Komputer dan Pembuatan Data Base
    Fotocopy Hand out : Rp 100.000,-
    Fee Pembicara : Rp 100.000,-
    Snack dan Minum 50 x @ Rp 7.000,- : Rp 350.000,-
    e. Bidang Pertanian dan Perikanan
    Penyuluhan Peningkatan Kinerja UKM Petani Lele
    Fee pembicara : Rp 100.000,-
    Snack dan Minum 50 x @ Rp 7.000,- : Rp 350.000,-
    Total Pengeluaran : Rp 5.675.000,-
    Pemasukan
    1. Kas KKN Desa Pecangaan Wetan : Rp 1.500.000,-
    2. Donatur : Rp 3.800.000,-
    3. Swadaya Masyarakat : Rp 375.000,-
    Total Pemasukan : Rp 5.675.000

    ReplyDelete
  35. Nama : Fransiska Amelia Jeprianti
    NIM : 18.0702
    JAWABAN
    1. Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.
    2.
    • Faktor kultural :Keragamana suku ras agama, bhasa dan budaya. System nilai di masyarakat historis,sosiologi masyarakat, karekteristik masyarakat dan tingkat pendidikan .
    • Factor ekonomi meliputi pertumbuhan ekonomi tingkat inflasi pertumbuhan pendapatan perkapita, struktur produksi , tenaga kerjaarus modal dalam negeri,cadangan devisa, nilai tukar uang, utang dan bantuan luar negeri, infsruktur teknologi kemiskinan dan kesenjangan ekonomi dan sector informal
    • Factor demografi meliputi pertumbuhan struktur usia penduduk imigrasi dan tingkat kesejahteraan
    • Factor politik : Hubungan Negara dengan masyarakat legistimasi pemerintah tipe rezim, yang berkuasa edeologi Negara elit politik dan masa jaringan internasional

    3. -Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    - Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    - Mengkomunikasikan informasi
    4. Konsekuensi logisnya adalah terjadi perubahan peranan pemerintah, dari peran pemilik dan sekaligus pengelola menjadi sekedar pemilik sebagian dan dengan demikian pemerintah akan lebih dapat memfokuskan diri sebagai regulator. Sebagai regulator tentunya pemerintah akan dapat lebih berfungsi sebagai wasit dan bebas dari benturan kepentingan serta dapat dengan lugas menetapkan target-target sektoral yang hendak dicapai.
    Pengurangan campur tangan pemerintah memiliki tiga manfaat :
    1. Campur tangan pemerintah dalam investasi atau modal serta dalam penentuan harga kenyataannya menghambat rate of return.
    2. Campur tangan pemerintah menghambat kemampuan perusahaan untuk bersaing
    3. Manfaat share of employee akan memotivasi karyawan bekerja lebih giat dan efisien.
    Privatisasi dapat pula berarti :
    1. Denationalization, yakni transfer ataupemindahan hak kepemilikan public ke privat secara total maupun sebagiantermasuk penjualan saham pemerintah dalam perusahaan Negara
    2. Liberatization, yakni pemberian kebebasanberusaha yang berfokus pada kompetisi dalam penyediaan barang dan jasa, denganteknik bermacam-macam antara lain dengan deregulasi dan competitive tendering.
    a. Deregulasi adalah pembenahan kembaliperaturan-peraturan yang selama ini menjadi penghalang bagi penyediaanpelayanan public yang lebih kompetitif, efisien dan efektif.
    b. Competitive tendering adalah memperkenalkansuatu sistem kompetisi dalam pnyediaan barang dan jasa public, dengan maksuduntuk perbaikan efisiensi maupun harga.
    5. -Pengendalian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    - Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    - Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.
    6. Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan.
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja.
    Contohnya : APBD

    ReplyDelete
  36. Nama : Fransiska Amelia Jeprianti
    NIM : 18.0702
    JAWABAN
    1. Organisasi sektor publik tidak memiliki tujuan mencari keuntungan (nonlaba), sedangkan sektor private bertujuan mendapatkan keuntungan/laba.
    - Organisasi Sektor Publik memiliki karakteristik yang sangat kompleks, multifungsional. Sedangkan sektor private lebih spesifik, pembagian fungsinya lebih jelas.
    - Organisasi sektor publik harus melakukan aktivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku. Sedangkan sektor private bisa memilih aktivitas yang akan dilakukan berdasrkan laba atau ruginya.
    2.
    • Faktor kultural :Keragamana suku ras agama, bhasa dan budaya. System nilai di masyarakat historis,sosiologi masyarakat, karekteristik masyarakat dan tingkat pendidikan .
    • Factor ekonomi meliputi pertumbuhan ekonomi tingkat inflasi pertumbuhan pendapatan perkapita, struktur produksi , tenaga kerjaarus modal dalam negeri,cadangan devisa, nilai tukar uang, utang dan bantuan luar negeri, infsruktur teknologi kemiskinan dan kesenjangan ekonomi dan sector informal
    • Factor demografi meliputi pertumbuhan struktur usia penduduk imigrasi dan tingkat kesejahteraan
    • Factor politik : Hubungan Negara dengan masyarakat legistimasi pemerintah tipe rezim, yang berkuasa edeologi Negara elit politik dan masa jaringan internasional

    3. -Merencanakan aktivitas yang seharusnya dilakukan oleh organisasi
    - Mengkoordinasikan aktivitas-aktivitas dari beberapa bagian organisasi
    - Mengkomunikasikan informasi
    4. Konsekuensi logisnya adalah terjadi perubahan peranan pemerintah, dari peran pemilik dan sekaligus pengelola menjadi sekedar pemilik sebagian dan dengan demikian pemerintah akan lebih dapat memfokuskan diri sebagai regulator. Sebagai regulator tentunya pemerintah akan dapat lebih berfungsi sebagai wasit dan bebas dari benturan kepentingan serta dapat dengan lugas menetapkan target-target sektoral yang hendak dicapai.
    Pengurangan campur tangan pemerintah memiliki tiga manfaat :
    1. Campur tangan pemerintah dalam investasi atau modal serta dalam penentuan harga kenyataannya menghambat rate of return.
    2. Campur tangan pemerintah menghambat kemampuan perusahaan untuk bersaing
    3. Manfaat share of employee akan memotivasi karyawan bekerja lebih giat dan efisien.
    Privatisasi dapat pula berarti :
    1. Denationalization, yakni transfer ataupemindahan hak kepemilikan public ke privat secara total maupun sebagiantermasuk penjualan saham pemerintah dalam perusahaan Negara
    2. Liberatization, yakni pemberian kebebasanberusaha yang berfokus pada kompetisi dalam penyediaan barang dan jasa, denganteknik bermacam-macam antara lain dengan deregulasi dan competitive tendering.
    a. Deregulasi adalah pembenahan kembaliperaturan-peraturan yang selama ini menjadi penghalang bagi penyediaanpelayanan public yang lebih kompetitif, efisien dan efektif.
    b. Competitive tendering adalah memperkenalkansuatu sistem kompetisi dalam pnyediaan barang dan jasa public, dengan maksuduntuk perbaikan efisiensi maupun harga.
    5. -Pengendalian preventif (preventive control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi dan perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.
    - Pengendalian operasional (operational control). Pada tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran.
    - Pengendalian kinerja. Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan.
    6. Fungsi penganggaran :Peranan anggaran pada suatu perusahaan merupakan alat untuk membantu manajemen dalam pelaksanaan, fungsi perencanaan, koordinasi, pengawasan dan juga sebagai pedoman kerja dalam menjalankan perusahaan untuk tujuan yang telah ditetapkan.
    a. Fungi Perencanaan
    b. Fungsi Pengawasan.
    C. Fungsi Koordinasi Anggaran Sebagai Pedoman Kerja.
    Contohnya : APBD

    ReplyDelete
  37. Nama : Serin Marlina
    Nim : 18.0683

    1. Sektor publik : anggaran nya bersifat terbuka untuk publik, sumber dana nya juga dr pajak , laba obligasi, laba BUMN/ BUMD. (PEMERINTAH)

    Sektor privat : anggaran nya bersifat tertutup untuk publik, sumber dana dari modal sendiri, hasil penjualan perusahaan ( PERUSAHAAN SWASTA)

    2. A. Ekonomi , ini berhubungan dengan nilai mata uang salah satunya , karena turun naik nya nilai mata uang sangat berpengaruh dalam peng laporan akutansi publik ,
    B. Politik, ini berhubungan antara hubungan negara dan warga negaranya, karna apabila warga mulai tidak percaya kepada pemerintah maka daya ekonomi negara yg di pegang pemerintah bisa menurun
    C. Kultural, ini juga sangat mempengaruhi mengapa ,karna apa bila moral masyarakat sudah tak terkendali maka bisa jadi dalam dunia ekonomi melemah
    D. Demografis , tingkat pertumbuhan penduduk juga mempengaruhi, hal ini karna jumlah penduduk yang banyak akan mempengaruhi daya ekonomi di sektor publik
    3. Perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, pengendalian

    4. Privatisasi (istilah lain: denasionalisasi, swastanisasi, atau penswastaan) adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi. Contoh : kasus privatisasi di Indonesia yg mengakibatkan pemindahan kepemilikan mayoritas saham kekorporat asing adalah PT.Garuda Indonesia

    5. •Pengendalian preventif (preventif control)
    Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan perumusan strategi perencanaan strategik yang dijabarkan dalam bentuk program-program.contoh : seperti memperkerjakan personal yg berkualitas, memisahkan tugas kariawan, dan mengendalikan akses fisik keaset dan informasi.
    •Pengendalian operasional (operational control)
    Dalam tahap ini pengendalian manajemen terkait dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui alat berupa anggaran. Anggaran digunakan untuk menghubungkan perencanaan dengan pengendalian.Contoh : kepala gudang yg bertanggungjawab di gudang tidak boleh mengurus adminitrasi persediaan.
    •Pengendalian kinerja
    Pada tahap ini pengendalian manajemen berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolok ukur kinerja yang telah ditetapkan. Contoh : seorang manajer menerima informasi berupa laporan keuangan sebuah perusahaan dari bagian keuangan.
    6. Fungsi penganggaran adalah untuk sebagai modal pemerintah dalam menjalankan Tugasn nya, karana pemerintah perlu biaya dalam menjalankan tugasnya.
    Contoh: Pengadaan Proposal : Rp 100.000,-
    1 rim HVS dan Amplop : Rp 50.000,-
    Surat menyurat : Rp 50.000,-
    Dokumentasi Pelaksanaan Kegiatan : Rp 100.000,-
    Transportasi dan Komunikasi : Rp 200.000,-
    Plakat dan Kenang – kenangan : Rp 300.000,-

    ReplyDelete
  38. Arif Rahman saleh
    18.0680
    IV.B sore

    1.-sektor publik tidak mencari keuntungan.
    -sektor publik harus melakukan akitivitasnya sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.
    2. A.ekonomi
    -tingkat inflansi
    -nilai kurs (nilai tukar mata uang)
    B.politik
    -legitimasi hukum pemerintah
    -tipe pemerintah yang berkuasa
    C.kultural
    -nilai moral yang berlaku dalam masyarakat
    -sejarah
    D.demokrasi
    -tingkat pertumbuhan penduduk
    -migrasi
    3. A.perencanaan
    B.koordinasi
    C.komukasi
    D.pengambilan keputusan
    E.memotivasi
    F.pengendalian
    G.penilaian kinerja
    4.privatisasi adalah proses pengalihan kepemilikan dari milik umum menjadi milik pribadi.
    Contoh : Telkom Indonesia
    5. A.pengendalian preventif
    Pengendalian ini berkaitan dengan perumusan strategi dan perencanaan strategi dijabarkan dalam bentuk program-program
    B.pengendalian operasional
    Pengendalian ini berkatian dengan pengawasan pelaksanaan program yang telah ditetapkan melalui anggaran
    C.pengendalian kinerja
    Pengendalian ini berupa analisis evaluasi kinerja berdasarkan tolak ukur kinerja yang telah ditetapkan
    6. A.bertujuan untuk menyediakan rencana terinci mengenai kegiatan dengan maksud mengurangi ketidak pastian
    B.bertujuan untuk mengkoordinasikan cara/metode yang akan ditempuh
    C.bertujuan untuk menyediakan alat pengukur dan mengendalikan kinerja
    Contoh :
    Kesekretariatan
    1.pengadaan proposal
    =100.000
    2. 1 rim kertas HVS dan amplop
    =50.000
    3.surat menyurat
    =50.000

    ReplyDelete
  39. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  40. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete

Post a Comment

Posting Terpopuler